Mahasiswa Informatika Borong Prestasi Gemilang di Ajang Internasional 4th SeIBa Festival 2026

PURBALINGGA — Empat mahasiswa berbakat dari Fakultas SAINTEK UIN SAIZU sukses mencatatkan namanya di panggung internasional dalam perhelatan 4th SeIBa International Festival 2026. Ajang bergengsi yang telah sukses diselenggarakan pada 7 hingga 12 Juli 2026 di Kampus III Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang ini menjadi saksi ketangguhan talenta muda dalam mengharumkan nama almamater.

Mengusung tema besar “Sustainability from Nusantara to Global Harmony”, festival ini menjadi medium unjuk bakat sekaligus sarana mempererat kolaborasi lintas budaya antar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Di tengah ketatnya kompetisi, delegasi mahasiswa Informatika berhasil mendominasi dan memukau dewan juri di berbagai cabang perlombaan serta pertunjukan.

Pada cabang perlombaan Pencak Silat Seni Tunggal Putra, Rio Alwi Syahputra, kelas 4 INF A menunjukkan performa yang luar biasa. Tampil penuh percaya diri, Rio berhasil memperagakan gerakan jurus baku Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang kokoh, dinamis, dan penuh penghayatan. Penampilannya sukses memukau dewan juri, sekaligus membuktikan bahwa generasi muda tetap mampu melestarikan seni bela diri tradisional dengan gemilang di era modern.

Sementara itu, dari cabang pertunjukan Film Pendek, karya memukau lahir dari tangan dingin Kharisma Hendi Mahardika, kelas 6 INF A yang bertindak selaku sutradara sekaligus kreator. Karyanya yang berjudul “Sajadah Di Atas Polusi” menyajikan sinematografi yang apik dan menggugah. Melalui lensa kameranya, Kharisma sukses menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya harmoni antara lingkungan dan spiritualitas di tengah gempuran tantangan modernisasi. Karya sarat makna ini berhasil memikat hati para dewan kurator festival.

Kekayaan budaya Nusantara juga sukses diperkenalkan ke panggung dunia melalui cabang pertunjukan Tari Tradisional. Nasya Suci Putri Febriyanti, kelas 2 INF B, tampil membawakan Tari Andhira dengan sangat elok dan anggun. Gerakannya yang luwes tidak hanya mencuri perhatian penonton internasional, tetapi juga menegaskan pesan bahwa seni tari Nusantara memiliki pesona luar biasa yang mampu menembus panggung dunia.

Prestasi gemilang lainnya turut disumbangkan dari cabang pertunjukan Pop Solo oleh Sasi Amalia Salsabila, kelas 4 INF C. Lewat lagu berjudul “Dawai”, Sasi menghadirkan performa vokal yang indah nan anggun. Suara emasnya yang menggelegar berhasil menguasai dan membius seisi ruangan, mendapatkan apresiasi serta sorak sorai luar biasa dari penonton.

Keberhasilan keempat mahasiswa tersebut menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa berbasis teknologi dan informatika juga memiliki sensitivitas seni dan tekad pelestarian budaya yang tinggi. Capaian ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, membuktikan bahwa harmoni dari kearifan lokal bisa berkumandang merdu di kancah global.

 

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berapa 9 + 3 ?
Mohon hitung penjumlahan di atas untuk mengirim komentar.
SAINTEK