PURBALINGGA โ Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto memperkuat sinergi dengan dunia industri melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sekaligus seminar bertajuk โFrom Ideas to Action: Creating Digital Business Opportunities in the AI Eraโ, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00โ11.45 WIB di Aula Lantai 3 Fakultas Sains dan Teknologi tersebut diikuti oleh 63 mahasiswa FST. Kegiatan turut dihadiri Dekan FST Prof. Dr. Kholid Mawardi, M.Hum., Wakil Dekan I Dr. Fajar Hardoyono, M.Sc., Wakil Dekan II Dr. Warto, M.Kom., para kepala dan sekretaris program studi di lingkungan FST, serta perwakilan mitra industri. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Dekan FST UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Prof. Dr. Kholid Mawardi, M.Hum., bersama Managing Director GMEDIA sekaligus Founder & CEO Jenjang, Budiyanto, S.Kom., M.M.
Kerja sama tersebut mencakup sejumlah bidang yang berkaitan langsung dengan pengembangan kompetensi dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional. Ruang lingkupnya meliputi pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa, pelatihan mahasiswa, serta penyampaian informasi lowongan pekerjaan bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan studi.
Dekan FST Prof. Dr. Kholid Mawardi, M.Hum., menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa. Menurutnya, keterhubungan dengan industri menjadi salah satu bagian penting dalam memberikan pengalaman dan wawasan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa, tetapi juga membantu meningkatkan kemampuan *soft skill* dan *hard skill* sehingga lulusan memiliki kesiapan yang lebih baik untuk memasuki dunia profesional.
Setelah penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan seminar yang menghadirkan Budiyanto, S.Kom., M.M. sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Budiyanto membahas perkembangan bisnis digital dan peluang yang muncul seiring semakin luasnya pemanfaatan kecerdasan artifisial (*Artificial Intelligence*/AI).
Ia menekankan pentingnya menempatkan AI bukan sekadar sebagai teknologi pendukung, tetapi sebagai “kolaborator” strategi yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus membuka peluang bisnis baru.
Menurutnya, terdapat sejumlah peluang yang semakin terbuka di era AI, antara lain pengembangan produk dengan pendekatan hiper-personalisasi, otomatisasi berbasis kecerdasan, serta kemampuan mengeksekusi ide secara lebih cepat melalui pendekatan lean startup yang didukung teknologi AI.
Pembahasan seminar juga diarahkan pada kondisi nyata perkembangan bisnis berbasis AI, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Mahasiswa diajak untuk tidak hanya melihat teknologi dari sisi penggunaan saat ini, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan dan perkembangan yang akan muncul di masa depan ketika merancang sebuah produk atau bisnis digital.
Salah satu gagasan yang menjadi perhatian dalam seminar adalah pentingnya berpikir melampaui kebutuhan saat ini. Dalam membangun bisnis berbasis teknologi, mahasiswa didorong untuk mempertimbangkan arah perkembangan teknologi dan kebutuhan pengguna di masa mendatang sehingga ide yang dikembangkan memiliki peluang untuk bertahan dan berkembang.
Antusiasme mahasiswa terlihat selama sesi diskusi. Salah satu pertanyaan yang mengemuka berkaitan dengan posisi teknologi generative AI di Indonesia, khususnya apakah penggunaannya hanya menjadi gimmick atau sudah menjadi kebutuhan nyata bagi masyarakat dan dunia bisnis. Pertanyaan tersebut menunjukkan adanya ketertarikan mahasiswa untuk memahami penggunaan AI secara lebih kritis, tidak hanya sebagai tren teknologi, tetapi juga dari sisi manfaat, kebutuhan bisnis, dan dampaknya terhadap cara kerja di masa depan.
Selain seminar, tindak lanjut konkret dari kerja sama ini mulai diarahkan pada registrasi mahasiswa tingkat akhir ke aplikasi Jenjang serta pembukaan kesempatan bagi mahasiswa untuk melaksanakan PPL atau magang di GMEDIA. Langkah tersebut diharapkan dapat mempertemukan kompetensi yang diperoleh mahasiswa di lingkungan akademik dengan pengalaman langsung di dunia industri.
Kolaborasi antara FST UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto dan GMEDIA tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan perguruan tinggi dengan dunia industri. Melalui kerja sama yang berorientasi pada pengalaman praktis, pelatihan, serta akses terhadap peluang kerja, mahasiswa diharapkan semakin siap menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja sekaligus mampu melihat perkembangan AI sebagai ruang untuk menciptakan inovasi dan peluang bisnis digital.
